Cara Mendidik Bayi Untuk Membaca

Cara Mendidik Bayi Untuk Membaca – Mengajar bayi membaca dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Biasanya orang tua yang mengajarkan bayinya membaca sangat konsentrasi terhadap pendidikan sang bayi dimasa akan datang. Orang tua yang berpendidikan tinggi cenderung untuk mengajar bayi membaca atau mengajar bayi mengeja. Metode mengajar bayi membaca atau mengajar bayi mengeja adalah metode Glenn Doman.

Anda sebagai orang tua harus menjadikan kegiatan mengajar bayi membaca menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan. Bayi sebenarnya belum dapat fokus pada satu situasi yang ada. Bayi belajar membaca hanya perlu beberapa detik saja. Bayi belajar membaca tidak harus dengan jadwal waktu yang sama setiap hari.

Baca Juga : 5 Cara Melatih Kecerdasan Emosi Balita

Cukup dengan luangkan waktu di saat bayi nyaman dan terlihat senang. Begitupula bayi belajar mengeja cukup beberapa detik saja. Bayi cukup melihat sepintas huruf atau tulisan yang ada dalam selembar kertas.

Cara Mendidik Bayi Untuk Membaca Dengan Benar

Cara Mendidik Bayi Untuk Membaca

Cara Mendidik Bayi Untuk Membaca

Berikut ini adalah Cara Mendidik Bayi Untuk Membaca yang bisa anda praktekkan :

Buatlah tulisan yang cukup besar, dan dibuat dari huruf yang sederhana dengan bentuk yang konsisten (10 x 12,5 cm) pada sebuah kertas karton berwarna putih (15 x 60 cm). Berhentilah mengajar bayi membaca sebelum bayi bosan dan lelah. Bayi belajar membaca harus didukung suasana yang nyaman. Buatlah suasana mengajar bayi seperti suasana bermain.

Adapun manfaat mendidik bayi untuk membaca adalah meningkatkan kecerdasasn sang bayi di bandingkan bayi yang tidak diajarkan membaca. Menurut penelitian, mengajar bayi membaca akan meningkatkan kecerdasannya. Mengajar bayi mengeja membuat sel saraf pada otak bayi berkembang. Awalnya bayi lahir belum matang baik dalam aspek intelektual, tingkah laku, psikologis, dan sosialnya.

Peran orang tualah yang menentukan kematangan setiap aspek tersebut. Sel saraf otak akan terus berkembang, sampai anak berusia 5 tahun dan ukuran otak bayi, yaitu (90 %) hampir mendekati ukuran otak orang dewasa. Nutrisi yang tepat sangat berperan dalam perkembangan otak dan pertumbuhan tubuh anak.

Perkembangan otak juga didukung dari proses bayi belajar membaca dan bayi belajar mengeja. Aktivitas seperti mengajar bayi membaca akan merangsang perkembangan otak. Kadang orang tua ingin mempunyai anak yang hebat dibanding anak seusianya.

Keinginan orang tua yang menginginkan anaknya lebih pintar dibandingkan anak orang tidak masalah selama memperhatikan beberapa hal berikut:

1. selama bayi belajar membaca dan bayi belajar mengeja sesuaikan dengan umur dan kemampuannya.
2. Rangsanglah rasa keingintahuan bayi dengan cara yang positif.

Mengajarkan bayi untuk membaca sudah banyak berkembang di negara-negara berkembang. Banyak para orang tua yang yang sibuk memilih pengasuh bayi yang mampu mengajarkan bayinya untuk membaca. Bahkan menyewakan guru khusus untuk melatih bayinya di rumah.

Baca Juga : Cara Mendisiplinkan Bayi Dengan Kasih Sayang

Demikianlah tadi ulasan kita kali ini mengenai Cara Mendidik Bayi untuk Membaca. Semoga bisa memberikan informasi dan menambah wawasan khususnya bagi kita para otang tua. Semoga bermanfaat, terimakasih.