Penyebab Rambut Beruban Di Usia Muda

Penyebab Rambut Beruban – Warna rambut, kulit dan mata kita ditentukan oleh melanin. Terjadinya gangguan pada produksi melanin tubuh bisa menimbulkan berbagai masalah. Contohnya rambut beruban sebelum usia 35 tahun. Gejala lain yang ditimbulkan misalnya hilangnya bercak atau warna pada sebagian kulit sehingga warna kulit tampak belang atau tidak merata. Dalam istilah medis kondisi ini disebut dengan vitiligo.

Baca Juga : Macam-Macam Jenis Penyakit Kulit

Vitiligo adalah penyakit yang menyebabkan hilangnya warna kulit pada melanin. Luasnya area dan tingkat kehilangan warna karena vitiligo tidak dapat diprediksi. Kondisi ini dapat mempengaruhi kulit pada setiap bagian tubuh, termasuk rambut, bagian dalam mulut dan bahkan mata.

Penyebab Rambut Beruban Di Usia Tua

Penyebab Rambut Beruban

Rambut Beruban

Vitiligo terjadi ketika sel-sel yang memproduksi melanin mati atau berhenti berfungsi. Melanin membuat kulit menjadi lebih terang atau putih. Dokter belum mengetahui mengapa sel-sel ini dapat berhenti berfungsi atau mati. Hal ini mungkin berhubungan dengan:

• Gangguan yang menyerang system kekebalan tubuh dan menghancurkan melanosit di kulit.
• Riwayat keluarga (keturunan).
• Peristiwa pemicu seperti terbakar sinar matahari, stress atau paparan bahan kimia industry.

Vitiligo bisa mempengaruhi orang-orang dari semua jenis kulit tapi mungkin lebih terlihat pada orang dengan kulit lebih gelap. Kondisi ini tidak berakibat fatal atau menular namun dapat menimbulkan stress atau membuat seseorang memiliki penilaian negatif terhadap dirinya sendiri.

Tanda Dan Gejala Vitiligo

Tanda Utama Vitiligo adalah hilangnya warna (pigmen) yang menghasilkan cahaya putih atau bercak pada kulit. Biasanya perubahan warna pertama kali tampak pada daerah yang terkena sinar matahari, seperti tangan, kaki, lengan, wajah dan bibir.

Tanda-tanda vitiligo meliputi:

• Perubahan warna kulit.
• Pemutih premature atau rambut beruban di kulit kepala, bulu mata, alis atau jenggot (biasanya sebelum usia 35).
• Hilangnya warna pada jaringan yang melapisi bagian dalam mulut dan hidung (selaput lendir).
• Kehilangan atau perubahan warna pada lapisan dalam bola mata (retina).
• Bercak berubah warna di sekitar ketiak, pusar, alat kelamin dan dubur

Vitiligo dapat mulai terjadi pada usia berapa pun tetapi paling sering muncul sebelum usia 20. Tergantung pada jenis vitiligo yang dimiliki, perubahan warna kulit dapat mencakup:

• Sebagian besar area tubuh. Pada jenis yang paling umum ini yang disebut vitiligo umum. Perubahan warna sering kali menyebar hingga kebagian tubuh yang sesuai (simetris).
• Hanya pada satu sisi atau bagian tubuh. Jenis ini, disebut vitiligo segmental, cenderung terjadi pada usia yang lebih muda, dan akan terus berkembang hingga selama satu atau dua tahun, dan kemudian berhenti.
• Satu atau hanya beberapa bagian tubuh. Tipe ini disebut vitiligo lokal (focal).

Perkembangan penyakit ini sulit untuk diprediksi. Kadang-kadang bercak berhenti muncul tanpa pengobatan apapun. Pada kebanyakan kasus kehilangan pigmen menyebar dan akhirnya mempengaruhi sebagian besar area kulit dan akan sangat sulit untuk mengembalikan warna. Temui dokter jika area kulit, rambut atau mata kehilangan warna. Vitiligo belum ada obatnya. Tetapi perawatan dapat membantu menghentikan atau memperlambat proses menurunnya kualitas warna dan mengembalikan warna beberapa areakulit.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Jerawat batu Dengan Bahan Alami

Vitiligo bisa menimbulkan berbagai komplikasi baik yang diabaikan dan tidak diobati hingga komplikasi setelah pengobatan seperti; tertekan secara social atau psikologis, kulit terbakar dan kanker kulit, masalah mata, seperti radang iris (iritis), gangguan pendengaran, dan efek samping akibat pengobatan, seperti kulit kering dan gatal. Jadi, segera hubungi dokter jika Anda menyadari tanda-tanda dan gejala vitiligo pada diri Anda.

Demikian penjelasan mengenai Penyebab Rambut Beruban Di Usia Muda. Semoga informasi diatas dapat menambah wawasan anda mengenai perubahan warna kulit pada tubuh kita. Sehingga kita tidak perlu panik atau bertanya-tanya apabila kita mengalaminya. Semoga bermanfaat dan terima kasih.